Taktik Pemasaran E-commerce Melalui Instagram Terbaik

3 min read

Taktik Pemasaran E-commerce Melalui Instagram Terbaik

Semua perusahaan dan pebisnis mengimpikan kenaikan penjualan produk melalui akun e-commerce di Instagram. Apalagi Instagram menjadi platform media sosial terbesar didunia yang dapat menaikkan bisnis. Namun, agar penjualan produk melesat tinggi harus ada taktik pemasaran e-commerce melalui instagram yang jelas dan efektif.

Instagram dipercaya sudah digunakan hampir seluruh manusia di dunia. Pengguna Instagram dari seluruh dunia mencapai milyaran jiwa dan 72% diantaranya sudah melakukan pembelian di toko online.

6 Taktik Pemasaran E-commerce Melalui Instagram

Apabila perusahaan ingin menciptakan kehadiran di Instagram dengan efektif dalam bisnisnya harus dilakukan secara konsisten. Coba pelajari 6 taktik pemasaran e-commerce melalui instagram yang sudah terbukti keefektifannya.

1. Pemasaran e-Commerce Melalui Instagram, Strategi Memelihara Pengikut

Pengikut instagram
(foto: medcom.id)

Instagram memiliki kemampuan untuk membantu bisnis apa saja menghasilkan penjualan lebih banya. Namun, suatu bisnis tidak dapat secara otomatis menghasilkan penjualan dengan memublikasikan foto produk saja. Supaya memperoleh penjualan, perusahaan harus menarik hati audiens.

Misalnya dengan mempublikasikan berbagai konten gratis dan menghibur. Intinya perusahaan yang memiliki akun instagram bisnis berusaha memelihara sekaligus membangun hubungan dengan audiens.

Saat perusahaan dapat melakukan hal tersebut, barulah keefektifan penggunaan Instagram untuk meningkatkan penjualan akan terlihat. Sehingga sangat disarankan untuk merancang strategi membina pengikut atau followers instagram.

Anda juga dapat mencari tahu jenis konten apa yang diinginkan oleh pengikut melalui jajak pendapat pada cerita Instagram. Jenis konten yang dapat dibuat biasanya berupa infografis dan video yang mengedukasi.

Contohnya toko e-commerce Instagram yang benar adalah Food88. Bisnis ini menjual produk yang berhubungan dengan alat masak. Jadi, akun instagram untuk bisnis milik Food88 membina pengikut dengan postingan foto dan video yang membagikan tips-tips. Selain itu, IGTV mereka menampilkan demo memasak yang dilakukan oleh chef professional.

2. Pemasaran e-Commerce Melalui Instagram, Foto Profesional Produk

Foto Produk Profesional
(foto: shanibacreative.com)

Setelah mengikuti langkah pertama dan membagikan banyak konten berkualitas, sangat penting menampilkan konten original. Ingat publikasi konten original tidak hanya menunjukkan profesionalitas semata.

Namun, bermanfaat untuk membangun kepercayaan audiens dan membuat profil bisnis dijangkau oleh audiens terkenal. Untuk itu, sangat disarankan bagi bisnis apa saja agar menyewa fotografer profesional untuk mengambil foto produk. Supaya tampilan virtual produk yang dipublikasikan asli dan menarik.

Masih banyak pengguna Instagram menerbitkan foto gratis yang diperoleh dari situs stok foto. Anda tidak perlu ikut-ikutan karena memposting foto dan video lain dapat merusak reputasi akun bisnis.

Walaupun foto dan video yang didapat dari internet sedikit membantu, tetapi tidak akan ada salah satu konten yang menonjol. Berbeda kondisinya jika Anda dapat membuat foto atau video yang berkualitas tinggi akan terlihat lebih jujur dan profesional.

Dalam hal pembuatan foto, Anda dapat menggunakan editing agar hasilnya terlihat bagus. Sementara, untuk membuat video dapat memanfaatkan berbagai aplikasi editing video seperti dari InVideo.

Dimana aplikasi InVideo memiliki berbagai template dan filter cantik. Anda dapat memilih salah satunya untuk mengoptimalkan publikasi foto dan video. Konten yang terlihat menarik dapat mengundang keterlibatan audiens dan menaikkan jumlah pengikut instagram.

Anda dapat mencoba mempublikasikan foto produk sederhana hingga mewah. Selanjutnya dapat diubah sedikit tampilan dengan filter dan menambah elemen lain untuk mempercantik. Tidak ada salahnya mengambil foto dari sudut tertentu untuk mendapatkan angel yang pas.

Luangkan waktu khusus untuk mengambil foto, misalnya satu hari penuh. Jadi, Anda mendapatkan stok foto untuk dikirim beberapa minggu atau beberapa bulan kedepan. Setelahnya baru manfaatkan kalender postingan instagram agar dapat dipublikasikan secara terjadwal dan teratur.

Baca juga : Hacks Mengelola Instagram Bisnis Supaya Pertumbuhan Maksimal

3. Pemasaran e-Commerce Melalui Instagram, Posting Instagram Dapat Dibeli

Posting Feed Instagram Shoppable
(foto: test-icicles.com)

Salah satu masalah e-commerce yang tidak dapat terselesaikan dalam penggunaan instagram yakni menghubungkan tautan langsung ke website tertentu. Sampai sekarang postinga caption dan feed tidak dapat tersambung ke website secara langsung.

Namun, dapat teratasi dengan postingan cerita Instagram menggunakan fitur Swipe-up. Syaratnya adalah pemilik akun untuk bisnis Instagram memiliki minimal 10.000 pengikut riil. Rata-rata toko e-commerce Instagram menerbitkan postingan produk dan mengubah link di bio ke halaman produk.

Mereka pun akan meminta pengikut agar mengklik link yang ada dalam bio Instagram apabila ingin membeli produk. Jalan seperti ini terkadang terlihat membosankan bagi pengikut karena harus meninggalkan postingan feed dan mengunjungi halaman profil website.

Pasalnya, mereka harus mencari kembali produk yang diinginkan. Selain itu, terkadang mengalami beberapa gangguan yang membuat pengikut mencari toko lain. Alhasil, step by step yang kurang matan mempengaruhi rasio konversi penjualan melalui Instagram.

Oleh karenanya, perusahaan harus menyediakan cara terbaik agar pengikut menemukan produk yang dapat dibeli secara langsung pada postingan. Satu-satunya cara terbaik dengan menggunakan kiriman yang dapat dibeli pada postingan.

Fitur satu ini membuat produk yang ada pada feed dapat dibeli secara langsung. Dimana pada postingan feed akan memunculkan ikon tas belanja yang sudah di-tag. Setelah pengunjung tap pada foto feed tersebut dapat memperoleh informasi harga. Apabila mengkliknya akan langsung terhubung pada landing page produk secara langsung.

Sehingga para pembeli dapat menemukan produk kesukaan dan membelinya lebih mudah. Dampak positif yang diperoleh yakni mendorong bisnis memperoleh lebih banyak lalu lintas dan penjualan pada akun.

Jadi, saat Anda menjalankan toko e-commerce Instagram dapat menerapkan postingan yang dapat dibeli tersebut. Terutama jika toko e-commerce tersebut memiliki akun jualan di Shopify.

4. Pemasaran e-Commerce Melalui Instagram, Tautan Bio Shoppable

Tautan Pada Bio Instagram
(foto: tek.id)

Coba perhatikan tautan yang tersemat pada bio Instagram. Ada beberapa akun bisnis yang mencantumkan tautan pada bio tersebut. Serta ada pula yang mencantumkan hashtag bermerek instagram, contohnya hashtag # ’thebodyshop’ yang digunakan oleh perusahaan The Body Shop.

Adapun tujuan digunakannya agar saat ada yang mengklik terhubung ke produk pada toko mereka. Akhirnya audiens dapat melakukan pembelian produk lebih mudah.

5. Pemasaran e-Commerce Melalui Instagram, Analisis Data Dan Pesaing

Analitik Data Instagram
(foto: brillio.net)

Seberapa matang pembuatan strategi Instagram pasti ada kesalahan saat pertama kali diterapkan. Sehingga tidak mengherankan apabila Anda membandingkan strategi dengan kompetitor.

Kini tidak perlu kesulitan karena ada alat analisis Instagram seperti Sproutsocial. Dari sinilah dapat terlihat apakah upaya yang dilakukan perusahaan berhasil atau gagal. Perhatikan juga beberapa metrik penting bagi perkembangan bisnis. Misalnya jika menginginkan peningkatan penjuala harus melihat metrik dari lalu lintas pengunjung dan penjualan.

6. Pemasaran e-Commerce Melalui Instagram, Menampilkan Konten Pelanggan

Konten di Profil Pelanggan
(foto: digipreneur.com)

Taktik pemasaran e-commerce melalui instagram keenam yang berguna untuk meningkatkan penjualan melalui publikasi konten buatan pelanggan. Hal ini juga menjadi bukti bahwa produk yang Anda jual memperoleh pelanggan dan disukai banyak orang.

Disamping itu menunjukkan orisinalitas dari penggunaan produk yang tidak dibuat-buat. Seperti konten foto atau video buatan pelanggan yang mewarnai akun e-commerce agar terlihat otentik. Dari sini juga dapat meningkatkan keterlibatan bisnis dengan pelanggan atau audiens.

Terlebih lagi bagi masyarakat cenderung suka membeli pengalaman dibandingkan pembelian produk. Dalam hal ini Anda dapat meminta pelanggan produk untuk memposting foto mereka saat menggunakan produk dan mencantumkan hashtag pada caption.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *