Cara Perusahaan Menggunakan Pemasaran Instagram Generasi Z

3 min read

Cara Perusahaan Menggunakan Pemasaran Instagram Generasi Z

Dulu istilah yang populer digunakan adalah generasi milenial. Ada istilah terbaru yang muncul yakni Generasi Z. Ternyata kelompok Generasi Z ini paling aktif menggunakan instagram hingga saat ini dan kerap kali menjadi target perusahaan. Oleh sebab itu banyak perusahaan mencoba menggunakan pemasaran instagram generasi Z.

Walaupun Generasi Z tidak ada batasan usia, tetapi dibatasi dengan orang-orang yang lahir antara tahun 1990-an hingga 2000-an. Ciri khas generasi Z adalah memiliki lebih banyak pengalaman menggunakan internet dan teknologi seumur hidupnya. Bahkan, dikatakan sejak bayi, berusia remaja, hingga dewasa sudah berhubungan dengan teknologi tersebut.

Generasi Z berbeda dengan kelompok Generasi Milenial karena mereka tidak mengenal ponsel jadul. Selain itu, generasi ini lebih menggunakan smartphone dan sudah mengalami membuka akses website dengan mudah serta tanpa hambatan.

Jadi, tidak dapat disangkal perbedaan psikologis antara Generasi Z dan Generasi Milenial. Hal inilah yang membuat para pelaku marketing atau pemasaran beradaptasi dengan kebiasaan Generasi Z.

Dilihat dari segi periklanan, dapat diasumsikan bahwa hampir setiap Generasi Z secara rutin menggunakan media sosial khususnya terutama Instagram. Apabila suatu perusahaan hendak memasarkan produk atau jasa kepada Generasi Z, maka wajib memenuhi tren dan ideologi sosial mereka.

Trik Pemasaran Instagram Generasi Z

Sejak dulu pengguna instagram menumbuhkan pengikut Instagram secara organik. Ada berbagai upaya dilakukan agar merek terlihat menarik audiens. Termasuk memilih demografis paling cerdas agar sesuai dengan target yang dikehendaki.

Bahkan dapat dikatakan menjadi tanggung jawab besar untuk merek dalam mengikuti demografis yang bergerak cepat. Demografis tersebut juga bersifat dinamis alias selalu mengalami perubahan seiring dengan tren media sosial.

Pemasaran Instagram Generasi Z
(foto: money.kompas.com)

Tentunya tidak semua perusahaan langsung dapat mengubah strategi pemasaran instagram untuk Generasi Z. Berikut ini daftar 6 trik paling efektif untuk pemasaran instagram dengan target Generasi Z. Check this out!

1. Pemasaran Instagram Generasi Z Dengan Menyelidiki Pola Pikir Konsumen Dari Generasi Z

Satu-satunya cara untuk mengembangkan kampanye pemasaran digital agar meraih kesuksesan yakni memahami audiens target. Baik itu audiens yang berasal dari demografis dalam wilayah maupun luar wilayah.

Apalagi sebagian besar merek saat ini cenderung mengaitkan Generasi Z dengan target demografisnya. Justru sekarang saatnya menciptakan hubungan antara merek dengan calon pelanggan lebih pribadi.

Perusahaan dan pebisnis juga dapat belajar banyak tentang sekelompok individu melalui situs website yang banyak di internet. Menyoal pekerjaan, Generasi Z bahkan dapat bekerja dari rumah dengan peroleh gaji besar sekaligus bekerja dibawah suatu perusahaan.

Trik paling efektif untuk menyelidiki pola pikir konsumen dari Generasi Z dengan mewawancarai konsumen yang aktif menggunakan media sosial. Pada masa ini Anda wajib mengetahui apa saja produk yang Generasi Z sukai dan kemana uang mereka belanjakan.

Apakah untuk produk yang dibutuhkan atau yang terlihat menarik saja. Hal ini penting untuk mengembangkan strategi pengiklanan dan mengevaluasi produk perusahaan. Manfaatnya agar tahu jelas apa yang Generasi Z inginkan dan kemungkinan mereka membelanjakan uang untuk membeli produk Anda.

2. Pemasaran Instagram Generasi Z Dengan Cerita Menyenangkan dan Konsisten

Saat ini banyak pengelola atau pemilik akun instagram untuk bisnis mengupdate konten cepat dan mudah. Berbeda kondisinya dengan kehadiran Snapchat yang menggemparkan Generasi Z pada tahun 2011. Membuat Generasi Z terbiasa melihat, memposting konten, dan melupakan setelah melewati batas waktu unggahan 24 jam.

Beberapa waktu belakangan Instagram fitur cerita seperti yang ditampilkan oleh Snapchat. Tujuannya untuk mengubah pola pikir pengguna instagram dan mendorong keterlibatan lebih lama serta konsisten.

Intinya instagram memberi ruang bagi penggunanya untuk berkreasi dibalik layar. Baik itu dituangkan dalam bentuk foto, video, maupun caption. Terutama instagram story yang hanya bertahan selama 24 jam. Jadi, pengguna instagram lebih sering membuka aplikasi tersebut dan memposting apa yag mereka sukai.

3. Pemasaran Instagram Generasi Z Simpan Tab di Akun Favorit.

Trik selanjutnya ini dapat digunakan untuk tujuan menginspirasi generasi Z. Ketahuilah bahwa banyak merek gagal memasukkan nuansa intimasi dengan pengikutnya karena konten yang biasa saja.

Perusahaan-perusahaan ini hanya memposting konten yang terlihat lebih keren dan bermanfaat dibandingkan kompetitor mereka. Sayangnya, strategi ini akan gagal apabila tujuannya untuk memperbanyak jumlah pengikut Instagram secara organik.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi perusahaan membuat konten yang menarik untuk disimpan dalam tab. Apabila trik satu ini berhasil, kemungkinan besar pengguna instagram mengingat konten Anda dan dapat memperoleh banyak pengikut instagram.

perilaku penggunaan instagram pada generasi Z
(foto: www.popbela.com)

4. Pemasaran Instagram Generasi Z Membagikan Informasi Berharga

Ada saatnya Generasi Z beralih ke media sosial untuk memperoleh berita. Misalnya, akun instagram yang memberitakan berita terhangat, fakta menarik, dan lainnya. Alasan Generasi Z beralih membaca berita dalam akun media sosial instagram karena menginginkan hal-hal praktis.

Anda harus memanfaatkan peluang emas ini dengan merubah platform instagram untuk bisnis menjadi sumber berita yang bisa diandalkan. Namun, wajib sesuai dengan niche yang Anda usung dari akun instagram. Apabila niche seputar kegiatan remaja di Ibukota maka harus memberitakan hal-hal yang dilakukan organisasi atau komunitas remaja di Ibukota.

Cara seperti ini disinyalir dapat mendorong target Generasi Z memiliki loyalitas terhadap perusahaan Anda. Dengan informasi berharga dan disajikan secara menarik akan menjadi pondasi marketing instagram yang kuat.

Bahkan, dari sini menunjukkan bahwa perusahaan telah mengukir prestasi yang sulit dicapai oleh banyak orang atau kompetitor lainnya. Seperti yang dilakukan merek terkemuka “Toms and Brita” yang merupakan suatu perusahaan bergerak pada bidang sosial.

Jadi, “Toms and Brita” terus membagikan konten yang berisi informasi tentang kesadaran sosial. Waktu pembagian konten juga sangat terjadwal dan tepat pada saat followers nya aktif menggunakan instagram. Perusahaan “Toms and Brita” juga tidak pernah membagikan hal-hal yang tidak relevan dengan niche instagram bisnis mereka.

Baca juga : Hacks Mengelola Instagram Bisnis Supaya Pertumbuhan Maksimal

5. Pemasaran Instagram Generasi Z Manfaatkan Kekuatan Video

Generasi Z dapat dikatakan hampir semuanya menyukai konten video pendek dibandingkan foto. Terutama sejak boomingnya aplikasi YouTube membuat Generasi Z terbiasa melihat video daripada membaca.

Hal ini dapat dimanfaatkan perusahaan untuk membangun citra merek. Caranya dengan membuat video berkualitas dan menarik dan diedit agar memperoleh tampilan berkualitas tinggi. Sehingga konten video dapat diingat oleh Generasi Z dan disebarkan kepada teman-temannya.

6. Pemasaran Instagram Generasi Z Mengakui Nilai di Luar Barang

Banyak orang menganggap waktu yang dihabiskan Generasi Z untuk bermain internet adalah kegiatan negatif. Namun, tidak dapat dipungkiri jika kebiasaan ini juga disebabkan kondisi sosial yang berubah dari zaman sebelumnya. Padahal bagi mereka menganggap hal tersebut lumrah dan justru memperoleh banyak pengetahuan dari situs.

Anda dapat menggunakan kesempatan ini untuk memasarkan produk perusahaan.Walaupun awalnya terasa berat tetapi pemasaran instagram sangat efektif dilakukan untuk memperoleh konsumen. Terbukti dari banyaknya kampanye marketing instagram yang sukses dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *